Home About us Our Courses Galery Blog News Contact Login

4 Topik Yang Harus Kamu Hindari Kalau Lagi Ngomong Sama Bule



 

Perbedaan budaya tentu juga menyebabkan perbedaan etika, termasuk etika dalam berbincang-bincang, dalam hal ini ada beberapa topik yang sangat dihindari oleh mereka para penutur asli bahasa Inggris baik dari United Kingdom (UK), Australia atau Amerika (USA).

Apa aja sih keempat topik yang perlu kamu hindari kalau sedang berbincang dengan mereka, berikut ini penjelasannya.

  1. Perbincangan soal fisik

Salah satu kebiasaan orang Indonesia yang biasa kita dengar ketika sudah lama tidak bertemu adalah mengomentari hal yang berkaitan dengan penampilan sekarang, biasanya dengan langsung mengatakan,

“Wow berat badan kamu bertambah!” (“Wow, you’ve gained weight!”) ucapan negatif tentang penampilan fisik seseorang dianggap sebagai penghinaan, lalu dapat menyinggung perasaan dan memicu kemarahan. Jadi, untuk lebih aman maka hindari untuk berbicara mengenai penampilan fisik ya.

  1. Pernikahan dan anak

Keluarga merupakan bagian yang sangat penting bagi kita  dan banyak sekali pertanyaan seputar topik ini. Biar bagaimanapun, bertanya kepada seseorang, “mengapa dia belum menikah atau belum punya anak?” sama halnya seperti menanyakan sesuatu yang bersinggungan antara menunjukkan rasa penasaran namun dengan sopan dan berdoa di depan publik.

Dalam percakapan di budaya barat, menanyakan pernikahan dan anak dianggap tidak sopan dan mengganggu.

  1. Tragedi

Saat seseorang meninggal atau terserang penyakit parah adalah hal yang lumrah bagi orang-orang menunjukkan rasa empati. Akan tetapi, Jangan sampai kamu menanyakan sesuatu yang lebih jauh atau dengan menanyakan peristiwa yang terjadi, hal tersebut akan mengingatkan kembali akan hal tersebut.

Untuk menunjukkan rasa empati cukup dengan mengatakan “saya turut berduka” atau “turut prihatin atas kehilanganmu”, lalu kamu juga harus berhati-hati dalam menafsirkan apakah dia telah siap untuk berbagi informasi yang lebih jauh.

  1. Kepercayaan

Topik kepercayaan atau agama ini merupakan hal yang sensitif bagi kebanyakan penutur asli bahasa Inggris, di mana hal ini dinilai sangat personal dan bukan merupakan pembicaraan umum untuk dibicarakan pada kenalan biasa.

Sebagai gantinya, lebih baik mengacu pada pertanyaan umum , seperti “Apakah perayaan Idul Fitri mu menyenangkan? Did you have a good Idul Fitri?”  Atau “bagaimana liburan natal mu?” “How was your Christmas holiday?”

EPLC-2K17