Kapan Harus Menggunakan ‘Say atau Tell?

Kampung Inggris BandungAre you talking to me? I said are you talking to me? There’s no one else here, you must be talking to me?

Jika kamu kesulitan menempatkan kata ‘Say’ dan ‘Tell’, jangan khawatir, karena sekarang waktunya kamu untuk mengetahui penempatan yang tepat pada keempat kata tersebut.

SAY vs TELL

SAY

Say berarti mengucapkan kata-kata. Biasanya digunakan ketika memberitahukan kembali ucapan seseorang atau mengulang kembali ucapannya. Misalnya:

“He said he was going to be late.”

“What did he say?”

“When he said he was leaving, we all got really sad.”

Ketika kita menggunakan ‘Say’ secara umum, objek atau penerima dalam hal ini tidak terlalu penting daripada apa yang kita katakan.

Preposisi untuk SAY

To/That- ketika kamu menggunakan objek kamu harus selalu menambahkan preposisi ‘to’, misalnya:

“He said to Asep that that he was going to be late.”

“I said to him that I couldn’t go.”

TELL

Berbeda dengan ‘Say’, ketika kita menggunakan ‘Tell’ kita membutuhkan objek. Hal ini karena ketika menggunakan ‘tell’, siapa yang menerima informasi tersebut lebih penting dari informasinya.

“I told you about the party.”

“Have you told him the news?”

“She always tells me that.”

Ketika kamu mendengar seseorang mengatakan, ‘She tell what to do’, kalimat tersebut kurang tepat, karena tell membutuhkan objek, menjadi ‘She tell me what to do’

Preposisi untuk Tell

To – ketika kita menggunakan ‘Tell’ untuk memberikan seseorang pesan atau permintaan

“I told you to buy me a drink,”

“Didn’t I tell you to mind your own business?”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Konsultasi via Whatsapp