Mengenal Degree of Comparison dalam Adjective Beserta Contohnya

Mengenal Degree of Comparision dalam Adjective Beserta Contohnya

Kampung Inggris Bandung E-PLC – Umumnya dalam sebuah adjective atau kata sifat terdapat 3 bentuk derajat perbandingan (degree of comparison) yakni 1. Positive, 2. Comparative, 3. Superlative

 

Positive

Ini adalah bentuk kata sifat biasa. Kita dapat menggunakan derajat positif ketika merujuk satu orang, benda, atau tempat. Kata sifat positif digunakan untuk menggambarkan sesuatu tanpa membuat perbandingan apa pun dengan hal lain. Misalnya,“I am kind.” or “This is a great movie.”

The boy is smart.

The small girl likes cake.

Loki knows that he’s tall.

 

Comparatives 

Comparative digunakan untuk membandingkan dua hal, cukup sering diikuti oleh kata daripada, misalnya seperti “I am nicer than him.” or “This movie is better than the first one.”

 

Ketika kamu menggambarkan dua item atau dua individu, kamu dapat menggunakan tingkat komparatif. Biasanya, kita menambahkan akhiran -er ke kata sifat untuk menghasilkan bentuk ini.  Comparative memiliki 2 variasi bentuk. Variasi yang pertama diakhiri dengan “-er”, di mana variasi ini digunakan untuk adjectives yang hanya memiliki 1 suku kata. Variasi kedua diawali dengan “more”, dan digunakan untuk adjectives yang memiliki 2 suku kata atau lebih.

 

Fred’s party was more fun than Suzi’s.

She is smarter than she thinks.

Balto is taller than Merida.

 

Superlatif

Superlatif digunakan untuk menunjukkan bahwa kualitas atau kuantitas sesuatu berada pada tingkat tertinggi atau paling intens. Kata sifat superlatif digunakan sebagai cara membandingkan lebih dari dua hal dan sebagai cara untuk mengatakan bahwa hal yang kamu bicarakan adalah ‘paling’, misalnya, “I am the nicest of all the students.” or “This is the best movie out of the entire series.”

 

Kata sifat dalam derajat ini memiliki 2 variasi pertama diawali dengan “the” dan diakhiri dengan “-est” untuk adjectives yang hanya memiliki 1 suku kata. Sementara itu, bila adjectives memiliki 2 suku kata atau lebih, dapat menggunakan  awalan “the most”-lah yang digunakan.

 

She is the smartest girl in the school.

Robbi is the tallest when compared to his friends.

She is more fun than the whole team combined.

 

Contoh Penerapan Kalimat untuk Degree of Comparison

Karena degree of comparison terdiri atas berbagai variasi, maka contoh penerapan kalimatnya pun banyak macamnya. Di antara sekian banyak contoh penerapan kalimat untuk degree of comparison, contoh-contoh berikut ini dapat kita jadikan acuan untuk belajar degree of comparison.

 

Berikut ini adalah contoh penerapan degree of comparison beserta arti dan/atau penjelasannya sebagaimana diperlukan:

  • They have bigger apples than ours (Mereka memiliki apel yang lebih besar dibandingkan milik kami).

Penjelasan: Adjective big” (besar) memiliki 1 suku kata saja tanpa ada pemenggalan. Jadi, degree of comparison berjenis comparative yang digunakan memakai akhiran “-er”, yang membuatnya menjadi “bigger”.

  • Which one is more suitable toy for my children? (Mainan yang mana yang lebih cocok untuk anak-anakku?)

Penjelasan: Penggalan adjective suitable” (cocok atau sesuai) adalah “suit-a-ble” (ada 3 suku kata, lebih dari 2). Jadi, degree of comparison berjenis comparative yang digunakan adalah “more suitable”.

 

Suitable” juga dapat menjadi kata pengganti untuk “compatible”. Demikian pula dengan noun yang mengikutinya, yakni tidak selalu perlu noun pengikut untuk menjadikannya kalimat.

 

Noun hanya opsional saja untuk membantu menjelaskan.

  • Who run the farthest distance? (Siapa yang jarak larinya paling jauh?)

Penjelasan:Far” (jauh) hanya memiliki 1 suku kata tanpa pemenggalan. Jadi, degree of comparison berjenis superlative yang digunakan memakai awalan “the” dan akhiran “-er”.

Tergantung konteksnya pula, adjective yang dekat dengan noun ini juga dapat berubah menjadi “farthest” atau “furthest”, tergantung noun yang melekat padanya. Karena “distance” (jarak) bisa dipastikan tempat dan durasinya, maka yang digunakan adalah “farthest”.

  • Sirius is the most beautiful star in the sky (Sirius adalah bintang yang paling indah di langit).

Penjelasan: Penggalan adjective beautiful” (cantik atau indah) adalah “beau-ti-ful” (ada 3 suku kata, lebih dari 2). Jadi, degree of comparison berjenis superlative yang digunakan adalah “the most beautiful”.

 

Banyak juga, ‘kan, contoh kalimatnya? Selanjutnya, kita akan belajar degree of comparison lewat contoh percakapan yang akan diuraikan dalam poin di bawah ini.

 

Contoh Penerapan Degree of Comparison pada Percakapan

Dalam percakapan, degree of comparison sering digunakan untuk membanding-bandingkan apa yang dimiliki atau dua orang yang berbeda. Namun, ada kalanya degree of comparison digunakan untuk hal lainnya.

 

Berbagai kalimat percakapan berikut ini memperlihatkan situasi pemakaian degree of comparison yang berbeda-beda beserta arti dari setiap kalimat yang terucap.

Di bagian akhir poin ini akan ada penjelasan degree of comparison pada percakapan, sehingga 

memudahkan kalian semua untuk belajar.

 

Bila kalian melihat bold pada frasa dalam contoh percakapan di bawah ini, artinya adalah adjective dengan degree of comparison-nya. Sementara itu, garis bawah menandakan noun.

 

Pia: It’s not good… Kacung’s wife is prettier than me!

(Pia: Ini tidak baik… Istrinya Kacung lebih cantik dariku!)

Rika: Oh, come on. There are dozens of guys who are a lot more handsome than Kacung.

(Rika: Oh, ayolah. Ada banyak laki-laki yang jauh lebih tampan dari Kacung.)

Pia: I know, right. But, he’s the most handsome folk in my eyes!

(Pia: Aku tahu. Tapi, dia makhluk paling tampan di mataku!)

Rika: (Oh, shoot. Fangirls are the maddest beings, ever!)

(Rika: (Oh, ya ampun. Fangirl benar-benar makhluk paling edan sedunia!)

Baca juga: 50+ List Kata Sifat yang Sering Digunakan Sehari-hari Beserta Contoh

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Konsultasi via Whatsapp